Senator Menyapa

Elviana Dukung Penguatan Tani Merdeka Jambi Kawal Aspirasi Petani

Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Tani Merdeka Provinsi Jambi menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran dalam mengawal kepentingan…

Oleh Redaksi Senator Menyapa · 31 Agustus 2026 · 8:19 pm
2 menit baca

Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Tani Merdeka Provinsi Jambi menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran dalam mengawal kepentingan petani. Kegiatan itu juga dihadiri Dewan Pembina Tani Merdeka sekaligus Anggota DPD RI Provinsi Jambi, Dr. Hj. Elviana, M.Si.

Kehadiran Elviana bersama jajaran pimpinan organisasi mendorong pengurus di daerah untuk lebih aktif menyerap aspirasi dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat petani. Dalam forum tersebut, Tani Merdeka Jambi juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak.

Fokus pada aspirasi dan pengawasan program

Rakerwil I menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara organisasi, pemerintah, kelompok tani, serta pemangku kepentingan lainnya. Elviana menilai sinergi diperlukan agar kebutuhan dan persoalan petani dapat disampaikan secara tepat kepada pihak yang memiliki kewenangan.

Forum ini juga menyoroti fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program dan bantuan pertanian. Satgas Tani Merdeka Provinsi Jambi diharapkan aktif memantau kondisi di lapangan agar bantuan yang ditujukan bagi petani berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberi manfaat.

Pengawasan itu turut dibuka melalui ruang bagi masyarakat petani untuk menyampaikan informasi maupun laporan terkait pelaksanaan program pertanian. Setiap laporan akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum ditindaklanjuti atau disampaikan kepada pihak terkait.

Isu strategis yang disorot

Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan sejumlah isu yang perlu menjadi perhatian seluruh jajaran organisasi. Di antaranya hilirisasi sektor perkebunan, hilirisasi kelapa sawit, kebakaran hutan dan lahan, serta persoalan pertanahan di Kota Jambi.

Ia menegaskan Tani Merdeka tidak hanya berfungsi sebagai wadah konsolidasi, tetapi juga harus hadir untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat di lapangan. Menurutnya, hilirisasi perkebunan, terutama komoditas sawit, memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah produksi dan memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi petani.

Don Muzakir juga menyoroti kebakaran hutan dan lahan yang dinilainya memerlukan sinergi banyak pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, hingga organisasi di sektor pertanian dan perkebunan. Ia turut menekankan bahwa persoalan pertanahan di Kota Jambi perlu dikawal sesuai ketentuan dan kewenangan yang berlaku.

“Persoalan pertanahan, khususnya yang terjadi di wilayah Kota Jambi, juga menjadi salah satu isu yang perlu dikawal. Tani Merdeka didorong untuk mampu menerima aspirasi masyarakat dan membantu mengawal persoalan tersebut sesuai dengan ketentuan dan kewenangan yang berlaku,” ujarnya, Minggu 30 Agustus 2026.

Peran organisasi diharapkan dirasakan langsung

Don Muzakir menegaskan keberadaan Tani Merdeka harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ia menyebut organisasi perlu hadir bersama petani, mendengar persoalan mereka, memperjuangkan kebutuhan mereka, dan memastikan program untuk petani sampai kepada penerima yang berhak.

Melalui Rakerwil I ini, Tani Merdeka Provinsi Jambi diharapkan memperkuat konsolidasi hingga tingkat daerah dan meningkatkan kontribusi nyata dalam memperjuangkan kepentingan petani. Sejumlah isu strategis yang dibahas juga diarahkan menjadi agenda bersama dalam membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Sumber: RRI.co.id