Senator Menyapa

Sultan Bachtiar Najamudin Apresiasi Swasembada Pangan, DPD RI Dorong Penguatan Pertanian

Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengapresiasi capaian swasembada pangan yang dinilainya memberi manfaat langsung bagi masyarakat di daerah.

Oleh Redaksi Senator Menyapa · 2 September 2026 · 3:11 am
2 menit baca

Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengapresiasi capaian swasembada pangan yang dinilainya memberi manfaat langsung bagi masyarakat di daerah. Ia menegaskan, berbagai terobosan pemerintah perlu terus dikawal agar hasil yang sudah dicapai tidak berhenti di tengah jalan.

Sultan mengatakan parlemen akan bersikap objektif dalam menilai keberhasilan maupun kekurangan pemerintah. Menurut dia, setiap langkah yang menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat patut didukung sekaligus dijaga keberlanjutannya.

“Kami selalu sampaikan bahwa kita berusaha untuk seobjektif mungkin. Sesuatu yang memang terobosan-terobosan yang hasilnya bisa dirasakan langsung, kita berikan apresiasi dan semangat, kita kawal,” kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) saat konferensi pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Ia menyebut swasembada pangan dan sejumlah produk pertanian masih menjadi harapan yang perlu diwujudkan secara konsisten. Namun, Sultan juga menilai sejumlah komoditas seperti jagung dan daging tetap membutuhkan perhatian pemerintah.

Menurut dia, perbaikan sektor pangan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan semangat gotong royong seluruh elemen bangsa. Karena itu, capaian yang sudah baik perlu dipertahankan, sedangkan sektor yang belum optimal mesti dibenahi bersama.

“Bahwa yang belum bagus kita bagusin sama-sama. Tapi yang sudah bagus kita kawal agar menjadi terus bagus,” ujarnya.

Tamsil soroti manfaat kebijakan pangan untuk petani

Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung menilai kebijakan pangan mulai memberi dampak positif kepada petani, terutama melalui harga hasil panen yang lebih baik. Ia juga menyoroti ketersediaan pupuk dan kepastian harga gabah sebagai perkembangan yang menguntungkan bagi petani.

Tamsil mengatakan kondisi itu menunjukkan manfaat pertumbuhan ekonomi mulai dirasakan masyarakat kecil. Menurut dia, harga pangan dapat menjadi salah satu indikator untuk melihat sejauh mana kebijakan benar-benar menyentuh rakyat.

“Kalau dulu kan selalu kelas menengah ke atas. Tapi dengan melihat harga-harga pangan sekarang, itu bisa dipastikan bahwa yang menikmati pertumbuhan ini adalah rakyat kecil,” kata Tamsil.

Sumber: RRI.co.id