Senator Menyapa

DPD RI Didorong Bantu Promosikan Festival Budaya Biak Melanesia

Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor mulai menyiapkan Festival Budaya Biak Tahun 2026 dengan tema “Festival Budaya Biak Melanesia” yang akan digelar…

Oleh Redaksi Senator Menyapa · 7 September 2026 · 4:58 pm
2 menit baca

Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor mulai menyiapkan Festival Budaya Biak Tahun 2026 dengan tema “Festival Budaya Biak Melanesia” yang akan digelar pada 17 hingga 21 November bertepatan dengan Hari Kebudayaan Nasional. Panitia menargetkan pelibatan peserta dari rumpun Melanesia, termasuk perwakilan dari NTT, Maluku, dan Maluku Utara.

Sekretaris Dinas Pariwisata Biak Numfor, Irfak, mengatakan perbedaan festival tahun ini terletak pada keterlibatan peserta dari rumpun Melanesia yang akan membawa budaya, adat-istiadat, dan UMKM mereka. Untuk mendukung kehadiran peserta internasional, Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy Carter Rumbarar Kapissa telah bertemu langsung dengan anggota DPD RI, DPR RI, dan MPR RI dari daerah pemilihan Papua agar membantu menghubungi negara-negara Pasifik.

Irfak menyebut, bila negara-negara Pasifik belum dapat hadir dalam jumlah besar, panitia akan mengundang duta besar perwakilan. Selain itu, akan digelar high level meeting khusus rumpun Melanesia untuk membahas perkembangan budaya dan konektivitas penerbangan.

Dukungan koordinasi dan target rekor MURI

Menurut Irfak, Dubes Sisel juga telah mengonfirmasi kesediaannya membantu koordinasi dengan negara-negara Pasifik. Sejumlah inovasi lain disiapkan panitia, termasuk target rekor MURI dengan 1.500 orang bermain ukulele secara bersamaan, melampaui rekor sebelumnya yang sekitar 1.200 orang.

Selain itu, festival akan menghadirkan lomba drumband etnik dengan peserta mengenakan pakaian adat Papua. Panitia juga membuka lomba foto untuk umum se-Papua, serta menata ulang layout Gelanggang Remaja agar menonjolkan budaya Biak.

Promosi sejak Agustus

Promosi Festival Budaya Biak 2026 telah dimulai sejak Agustus melalui Festival Lembah Baliem, Festival Kopi Jayapura, dan media sosial. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berharap ajang ini dapat memperkuat identitas Biak sebagai pusat budaya Melanesia.

Sumber: RRI.co.id