Ni Luh Djelantik Dorong Pelajar SMK Negeri 1 Singaraja Kembangkan Potensi Diri
Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Bali, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di SMK Negeri 1 Singaraja…

Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Bali, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di SMK Negeri 1 Singaraja, Senin, 28 September 2026. Kegiatan yang menyasar siswa kelas XI itu mengangkat tema “Empat Pilar Kebangsaan sebagai Landasan Generasi Muda untuk Mengembangkan Potensi Diri, Berkarya, dan Berkontribusi bagi Daerah”.
Tekankan peran generasi muda
Dalam sosialisasi tersebut, Djelantik menegaskan pentingnya generasi muda memahami posisi dan perannya sebagai calon pemimpin masa depan. Ia menyebut siswa bukan hanya calon pemimpin di lingkungan keluarga maupun daerah, tetapi juga memiliki peran dalam menentukan masa depan bangsa.
Ia juga mengingatkan agar semangat meraih cita-cita tetap diiringi karakter yang baik, empati, serta hubungan yang harmonis dengan sesama. Menurutnya, impian tinggi perlu dibarengi sikap rendah hati dan kemampuan menghargai orang lain.
“Saat impian itu tercapai, jangan pernah lupa untuk selalu menjejakkan kaki di bumi,” ujar Djelantik.
Ajak muda bangun kebersamaan
Djelantik menambahkan, berbagai persoalan yang dihadapi Bali maupun Indonesia tidak bisa diselesaikan secara sendiri-sendiri. Karena itu, ia mendorong generasi muda menumbuhkan semangat saling menghormati, merangkul, dan bergandengan tangan dalam memberi kontribusi bagi masyarakat.
Materi dinilai relevan untuk siswa SMK
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Singaraja, Kadek Agus Jaya Pharhyuna, mengatakan kegiatan tersebut penting bagi siswa karena materi yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan Empat Pilar Kebangsaan, tetapi juga memberi motivasi di bidang kewirausahaan. Ia menilai hal itu sesuai dengan karakter pendidikan di SMK Negeri 1 Singaraja yang berbasis bisnis dan manajemen.
Menurut Agus, siswa tidak hanya memperoleh keterampilan selama belajar di sekolah, tetapi juga wawasan dan dorongan dari para praktisi. “Sesungguhnya narasumber, khususnya Ibu Ni Luh Djelantik, tidak menyinggung terkait empat pilar tersebut saja, tetapi juga memotivasi anak-anak kami terkait dengan kewirausahaan,” ucap Agus.
Ia menambahkan, pemahaman Empat Pilar Kebangsaan juga penting bagi siswa yang nantinya terjun ke dunia kewirausahaan. Nilai-nilai kebangsaan, katanya, perlu berjalan seiring dengan keterampilan yang diperoleh siswa di sekolah.
“Empat Pilar Kebangsaan ini sangat penting untuk memperkokoh jiwa kebangsaan mereka. Wirausahawan muda pun juga tetap harus memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” kata Agus.
Sumber: RRI.co.id




