Ni Luh Djelantik Salurkan Beras Premium dan Serap Aspirasi Warga Kampung Kajanan
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Bali, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik, menyalurkan 200 paket beras premium kemasan 5 kilogram…

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Bali, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik, menyalurkan 200 paket beras premium kemasan 5 kilogram kepada masyarakat Kelurahan Kampung Kajanan, Buleleng, Bali, Rabu, 30 September 2026. Bantuan yang berasal dari kerja sama DPD RI dengan Perum Bulog itu sekaligus dibarengi dengan penyerapan aspirasi warga setempat.
Bantuan pangan untuk warga
Ni Luh Djelantik menyebut penyaluran bantuan beras tersebut sebagai bagian dari upaya memastikan dukungan pangan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Selama periode Agustus dan September 2026, total beras yang telah disalurkan di Bali mencapai sekitar 3,5 ton.
Untuk Kelurahan Kampung Kajanan, bantuan yang diberikan mencapai 200 paket atau setara satu ton beras. Ia menegaskan penyaluran itu tidak semata-mata dilakukan karena adanya permintaan dari warga, melainkan sebagai bentuk pengembalian manfaat anggaran dan kerja kelembagaan kepada masyarakat sesuai kebutuhan.
“Tidak ada permintaan dari warga, tetapi ini merupakan kewajiban kami, bagaimana uang rakyat kembali ke rakyat. Pangan merupakan kebutuhan semua masyarakat, meskipun ada juga yang membutuhkan pendidikan, akses publik, maupun keadilan,” kata Ni Luh Djelantik.
Menjemput aspirasi masyarakat
Selain menyalurkan bantuan, Ni Luh Djelantik juga mendengarkan aspirasi masyarakat Kampung Kajanan. Ia mengatakan, penyerapan aspirasi dilakukan untuk mencatat persoalan warga agar dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan efisien.
“Kami menjemput bola dengan datang ke setiap desa dan kelurahan untuk mencari, mencatat, dan menindaklanjuti permasalahan yang ada. Di saat yang sama, ada juga kegiatan berbagi dan edukasi,” ujarnya.
Tanggapan kelurahan
Lurah Kampung Kajanan, Dewa Komang Suardi Raga Setiawan, menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyebut penerima bantuan telah didata sebelumnya dengan prioritas warga yang belum pernah menerima bantuan sosial, terutama kelompok lansia dan janda.
“Tiang bersyukur sekali. Yang hari ini mendapatkan bantuan kebetulan belum pernah menerima bansos. Kami mengoptimalkan warga yang selama ini belum pernah menerima bantuan, terutama lansia dan janda,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kondisi pemuda menjadi salah satu persoalan yang menjadi perhatian di Kampung Kajanan dan telah disampaikan kepada Ni Luh Djelantik. Ia berharap ke depan tersedia lebih banyak kegiatan positif bagi generasi muda untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.
Sumber: RRI.co.id




