DPD RI DIY Gelar Donor Darah untuk Perkuat Kepedulian Sosial
DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memanfaatkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 untuk menggelar aksi sosial donor darah dan layanan pemeriksaan…

DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memanfaatkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 untuk menggelar aksi sosial donor darah dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan ini dikemas sebagai upaya memperkuat kedekatan senator dengan masyarakat sekaligus menegaskan peran DPD RI dalam merawat kepedulian sosial.
Acara yang berlangsung di Kantor DPD RI DIY pada Sabtu (10/10) itu mengusung tema “Lebih Dekat, Lebih Peduli — Senator Bersama Masyarakat untuk Kemanusiaan” dan melibatkan PMI Kota Yogyakarta serta sejumlah pihak terkait.
DPD RI DIY dorong kepedulian nyata
Anggota DPD RI DIY Ahmad Syauqi Soeratno menilai momentum ulang tahun lembaga digunakan untuk memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan kembali nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Ia menyoroti donor darah sebagai salah satu bentuk konkret dari semangat tersebut.
\n“Satu tetes darah itu bisa menyelamatkan tidak hanya satu orang, tetapi menyelamatkan seluruh bangsa. Ini bagian dari kebersamaan DPD dengan masyarakat dan yang kedua, ada nilai-nilai yang harus terus dilestarikan, ditumbuhkan, bahkan dikembangkan yaitu nilai-nilai kemanusiaan serta nilai-nilai kepedulian,” kata Syauqi.
Senada, Anggota DPD RI DIY Yashinta Sekarwangi Mega menyebut kedekatan dengan masyarakat perlu diwujudkan lewat tindakan nyata. Menurut dia, donor darah menjadi salah satu cara sederhana untuk menunjukkan kepedulian.
“Darah yang kita sumbangkan mungkin tidak terlihat besar nilainya bagi diri kita, tetapi dapat menjadi bagian penting dan upaya menyelamatkan nyawa seseorang yang membutuhkan,” katanya.
Yashinta juga menyebut donor darah sebagai wujud menjaga tradisi gotong royong dan tulung-tinulung yang hidup di masyarakat.
Aspirasi daerah ikut menjadi perhatian
Dalam kesempatan itu, Yashinta menegaskan bahwa peran DPD RI tidak berhenti pada penyampaian aspirasi di ruang sidang. Menurut dia, lembaganya juga harus mendengar kebutuhan masyarakat dan memperjuangkannya melalui fungsi serta kewenangan konstitusional.
Ia menyebut kebutuhan masyarakat DIY mencakup pendidikan, kesempatan kerja, pembangunan daerah, hingga pelayanan kesehatan yang layak.
Kepala Kantor DPD RI DIY Tri Widati mengatakan antusiasme masyarakat terhadap donor darah sangat tinggi hingga pendaftaran harus ditutup lebih awal. Tercatat 159 orang mendaftar, terdiri dari 87 laki-laki dan 72 perempuan, dan pendaftaran ditutup sejak 5 Oktober 2026.
Selain donor darah, rangkaian kegiatan juga meliputi pemeriksaan pap smear dan diabetes melitus oleh Kimia Farma Laboratorium, pemeriksaan kesehatan dengan metode Quantum Resonance Magnetic Analyzer oleh Apotek Kimia Farma Titibumi, bazar UMKM, serta pameran mitra korporasi dan komunitas.
Harapan di usia ke-22
Anggota DPD RI DIY Hilmy Muhammad turut hadir dan mengajak masyarakat mendoakan kelancaran tugas lembaga dalam memperjuangkan aspirasi daerah. Di momen itu, ketiganya berharap DPD RI DIY semakin dekat dengan masyarakat, makin peka terhadap persoalan daerah, dan semakin kuat memperjuangkan kepentingan yang bermanfaat bagi warga.
Tri Widati menambahkan, peringatan HUT ke-22 juga menjadi kesempatan bagi DPD RI untuk lebih dikenal masyarakat dan memperkuat sinergi dengan berbagai elemen daerah. Ia menyebut sejumlah program juga telah dilakukan, termasuk kunjungan ke sekolah-sekolah dan merangkul karang taruna untuk mengenalkan lembaga kepada generasi muda.
Sekretaris PMI Kota Yogyakarta Kardi menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung ketersediaan darah melalui kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-22 DPD RI DIY.
Sumber: ANTARA



