Aktivitas DPD

Sultan B Najamuddin Dorong Munas PPNI Rumuskan Program untuk Tingkatkan Kapasitas Perawat

DPD RI menilai penguatan profesi perawat perlu didukung program organisasi yang nyata serta regulasi dan dukungan negara.

Oleh Redaksi Aktivitas DPD · 17 Oktober 2026 · 6:59 am
2 menit baca

DPD RI menilai penguatan profesi perawat perlu didukung program organisasi yang nyata serta regulasi dan dukungan negara. Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin menyampaikan hal itu dalam Musyawarah Nasional (Munas) XI Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Bengkulu.

Sultan berharap munas tidak berhenti pada agenda pemilihan ketua umum, tetapi menghasilkan gagasan yang memajukan organisasi dan meningkatkan kapasitas perawat. Ia mengatakan DPD RI dan unsur legislatif memiliki tanggung jawab memastikan kebijakan berpihak pada organisasi keperawatan.

Dorong dukungan bagi perawat dan mahasiswa

Di luar agenda keperawatan, Sultan menyatakan akan terus memperjuangkan tambahan beasiswa bagi mahasiswa asal Bengkulu. Ia mengatakan telah berkomunikasi dengan kementerian terkait untuk mengupayakan penambahan kuota bantuan pendidikan.

Sumber video: DPD RI

\n

“Ke depan saya akan tambah lagi sebanyak-banyaknya agar mahasiswa-mahasiswa Bengkulu betul-betul bisa berkuliah dengan tenang, fokus, dan tanpa harus berpikir tentang biaya,” kata Sultan.

Munas diikuti peserta dari 34 provinsi

Ketua PPNI Provinsi Bengkulu Fauzan Adriansah menyebut sekitar 1.500 peserta dari 34 provinsi mengikuti Munas XI. Forum tersebut mengagendakan pemilihan ketua umum PPNI periode 2026–2031 dan pembahasan program organisasi, termasuk upaya meningkatkan kesejahteraan serta kapasitas perawat.

Sultan mengapresiasi penyelenggaraan munas di Bengkulu. Menurut dia, kegiatan nasional tersebut memberi kesempatan bagi peserta dari berbagai daerah untuk mengenal sejarah Bengkulu, yang ia nilai penting untuk dijaga dan diperkenalkan lebih luas.

Selain menjadi forum organisasi, munas juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan sejarah, budaya, kuliner, dan pariwisata Bengkulu kepada para peserta.

Sumber: ANTARA