Ketua DPD RI Sultan Dorong Pembinaan Berkelanjutan bagi Talenta Sepak Bola Daerah
Blispi berencana memilih 18 pemain terbaik dari pembinaan sepak bola usia dini untuk mengikuti pelatihan lanjutan di Korea Selatan.

Blispi berencana memilih 18 pemain terbaik dari pembinaan sepak bola usia dini untuk mengikuti pelatihan lanjutan di Korea Selatan. Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mendukung upaya pencarian talenta dari daerah tersebut, yang akan melibatkan mantan pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong dan Simon Tahamata.
Sultan menilai pembinaan tidak cukup berhenti pada kompetisi. Pemain muda, menurut dia, perlu didampingi sejak awal melalui pelatihan yang terukur dan berkelanjutan agar potensi daerah dapat berkembang.
Ribuan pemain muda berlaga di Bekasi
Kompetisi untuk memperebutkan Piala Ketua DPD RI itu diikuti 2.150 pemain dari 74 tim. Blispi Youth Cup 2026 digelar pada 25–28 Oktober di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan kelompok usia di bawah 10, 12, 14, dan 16 tahun.
\nKetua Umum Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (Blispi) Subagja Suihan mengatakan turnamen tersebut menjadi sarana menjaring pemain dari berbagai daerah. Ia menyebut telah menyampaikan kepada Sultan kebutuhan seorang pencari bakat untuk mendukung pemilihan 18 pemain terbaik.
Kehadiran Shin Tae-yong dalam turnamen diharapkan dapat memotivasi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Sultan mengatakan kerja sama dengan Blispi merupakan salah satu cara memberi kesempatan kepada pemain daerah untuk memperoleh pembinaan sejak usia dini.
Pembinaan berjenjang
Blispi telah membina sepak bola pelajar secara berjenjang sejak 2013. Subagja menyebut sejumlah pemain nasional, antara lain Bagas Kaffa, Bagus Kahfi, Ernando Ari, Septian David Maulana, dan Egy Maulana Vikri, pernah mengikuti pembinaan tersebut.
Sultan berharap kompetisi dan pembinaan dapat membantu menemukan pemain berbakat yang kelak memperkuat tim nasional Indonesia. “Karena DPD RI itu memang bekerja untuk daerah, kami buat kompetisi ini,” ujarnya.
Sumber: ANTARA



