Aktivitas DPD

Arianto Kogoya Serap Aspirasi Ekraf Papua Pegunungan, Dorong Pasar untuk Produk Lokal

Wamena - DPD RI mendorong penguatan ekonomi kreatif masyarakat asli Papua Pegunungan dengan menyoroti persoalan pemasaran hasil kerajinan dan produk UMKM…

Oleh Redaksi Aktivitas DPD · 3 Oktober 2026 · 2:26 pm
2 menit baca

Wamena – DPD RI mendorong penguatan ekonomi kreatif masyarakat asli Papua Pegunungan dengan menyoroti persoalan pemasaran hasil kerajinan dan produk UMKM yang dinilai masih menjadi kendala utama pelaku usaha di daerah itu.

Anggota DPD RI Dapil Papua Pegunungan, Arianto Kogoya, menyampaikan dorongan itu setelah menyerap aspirasi pelaku ekonomi kreatif, seni budaya, dan UMKM dalam kegiatan masa sidang III tahun 2025 di Wamena, Senin. Ia mengatakan masukan dari warga akan diperjuangkan melalui jalur kelembagaan DPD RI.

Serap aspirasi pelaku ekraf dan UMKM

Arianto menjelaskan, kegiatan tersebut digelar menyesuaikan tema yang diberikan Komite III DPD RI, yakni ekonomi kreatif, ibadah haji, dan pariwisata beserta pengawasannya. Dalam pertemuan itu, ia bertemu dengan mama-mama, orang tua pelaku ekonomi kreatif, pelaku UMKM, serta perajin noken.

Sumber video: DPD RI

\n

Menurut dia, para pelaku usaha mengeluhkan belum tersedianya pasar yang representatif untuk menjual hasil kerajinan mereka. Karena itu, DPD RI berencana berkomunikasi dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten, agar fasilitas pemasaran bisa disiapkan.

Harapan agar produk lokal masuk kegiatan resmi

Arianto juga berharap pemerintah daerah melibatkan pelaku ekonomi kreatif dan UMKM, khususnya orang asli Papua Pegunungan, dalam berbagai kegiatan resmi. Ia mencontohkan, setiap acara formal pemerintah semestinya menghadirkan makanan lokal dari pelaku usaha setempat.

“Semakin banyak menu atau hidangan lokal yang digunakan di setiap acara formal pemerintah maka akan meningkatkan perekonomian bagi orang asli Papua Pegunungan khusus mama-mama penjual hasil bumi,” katanya.

Ia menilai tanpa dukungan pemerintah daerah, ekonomi masyarakat asli Papua akan sulit berkembang. Karena itu, Arianto berharap kuliner asli Papua Pegunungan juga semakin dikenal, bukan hanya budayanya, sebagai bagian dari warisan adat turun-temurun yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Sumber: ANTARA