Bustami Zainudin Dorong DPD RI Perkuat Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Daerah
Anggota DPD RI Bustami Zainudin menilai pelestarian budaya dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah dan layak diperlakukan sebagai investasi pembangunan…

Anggota DPD RI Bustami Zainudin menilai pelestarian budaya dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah dan layak diperlakukan sebagai investasi pembangunan jangka panjang. Ia meminta pemerintah daerah memberi perhatian lebih besar pada sektor kebudayaan melalui penguatan kelembagaan dan dukungan anggaran dari APBD.
Bustami mencontohkan Bali sebagai daerah yang mampu bertahan dan berkembang dengan mengandalkan seni serta warisan budaya, meski sumber daya alamnya terbatas. Menurut dia, pengalaman tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi daerah lain, termasuk Lampung, yang memiliki kekayaan adat dan budaya untuk terus dikembangkan.
Budaya sebagai sumber manfaat ekonomi
Dalam pernyataannya, Bustami menegaskan seni dan budaya tidak hanya bernilai pelestarian, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Ia menyebut pemerintah pusat saat ini sudah memberi perhatian lebih terhadap kebudayaan, sehingga daerah perlu memanfaatkan momentum itu untuk mengembangkan potensi budaya lokal.
“Bali sumber daya alamnya sangat-sangat terbatas, tetapi mereka bisa survive,” kata Bustami. “Seni dan budaya mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.”
Desak budaya jadi urusan wajib
Bustami berharap pemerintah daerah tidak lagi menempatkan kebudayaan sebagai program tambahan. Ia mendorong agar sektor ini diperlakukan sebagai urusan wajib, sejalan dengan adanya kementerian terkait yang memberi perhatian pada bidang kebudayaan.
“Dengan adanya kementerian terkait, harusnya kebudayaan menjadi urusan wajib,” ujarnya. “Pemerintah daerah tidak lagi menempatkan budaya sebagai program tambahan.”
DPD RI akan terus mengingatkan pemerintah
Selain bernilai ekonomi, Bustami menilai pelestarian budaya juga berkaitan dengan pembangunan karakter masyarakat. Nilai adat dan budaya lokal, menurut dia, dapat menjadi kekuatan untuk menghadapi berbagai persoalan sosial.
Ia menegaskan DPD RI akan terus mendorong perhatian terhadap kebudayaan melalui fungsi kelembagaannya, termasuk mengingatkan pemerintah pusat, daerah, hingga kabupaten dan kota soal kebijakan serta dukungan anggaran bagi pelestarian budaya. “Kita selalu mengingatkan pemerintah pusat, daerah maupun kabupaten kota,” kata Bustami. “Harapannya budaya Lampung tidak hanya dilestarikan, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.”
Sumber: RRI.co.id




