Senator Menyapa

Bustami Zainudin Tegaskan DPD RI Pentingnya Menjaga Adat Lampung

Anggota DPD RI Bustami Zainudin menegaskan pentingnya menjaga adat istiadat sebagai warisan budaya nasional saat menghadiri prosesi Begawi Adat Lampung…

Oleh Redaksi Senator Menyapa · 10 September 2026 · 12:02 pm
2 menit baca

Anggota DPD RI Bustami Zainudin menegaskan pentingnya menjaga adat istiadat sebagai warisan budaya nasional saat menghadiri prosesi Begawi Adat Lampung di Kabupaten Way Kanan, Rabu, 9 September 2026. Ia menilai pelestarian budaya bukan sekadar urusan seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab konstitusional dan identitas bangsa.

Bustami: Menjaga warisan budaya adalah kewajiban konstitusional

Bustami mengatakan kehadiran DPD RI terkait dengan tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya. Menurutnya, adat istiadat menjadi unsur penting yang membentuk jati diri Indonesia, termasuk adat Lampung yang berkembang di Way Kanan.

“Menjaga warisan budaya dan adat istiadat merupakan kewajiban konstitusional kita,” kata Bustami Zainudin. “Masyarakat Lampung memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga warisan tersebut.”

Ia menyebut Indonesia memiliki lebih dari 1.300 adat istiadat berdasarkan data yang diketahuinya. Karena itu, menurut dia, pelestarian adat tidak boleh dibebankan kepada pihak luar, melainkan harus menjadi prioritas bersama masyarakat.

“Kalau bukan kita yang menjaga, tidak ada orang luar yang akan menjaganya,” ujarnya. “Saya mengapresiasi masyarakat yang melaksanakan Begawi secara mandiri.”

Apresiasi untuk pelaksanaan Begawi

Bustami menilai pelaksanaan Begawi membutuhkan biaya besar dan melibatkan banyak masyarakat. Kondisi itu, kata dia, menunjukkan kesediaan warga untuk berkorban demi menjaga kehormatan warisan budaya.

Ia juga menekankan perlunya keterlibatan negara dalam pelestarian budaya daerah. Menurut Bustami, kehadiran pemerintah dan wakil daerah penting untuk menunjukkan komitmen terhadap upaya tersebut.

Dorongan pelestarian budaya Lampung

Bustami menambahkan, dirinya pernah memimpin Way Kanan selama sepuluh tahun dengan perhatian terhadap kebudayaan. Salah satu program yang pernah dijalankannya adalah gerakan berbahasa Lampung melalui kegiatan Jumat Beramal dan Berbudaya Bangkit.

“Sekarang penggunaan bahasa Lampung sudah dijalankan oleh Pak Gubernur,” katanya. “Harapannya penggunaan pakaian adat Lampung juga dapat terus dikembangkan secara bertahap.”

Menurut Bustami, Begawi menjadi ruang penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap adat Lampung. Ia berharap tradisi tersebut terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sumber: RRI.co.id