Senator Menyapa

Destita DPD RI Dorong Semarak Merah Putih Jadi Agenda Nasional Penggerak Ekonomi Daerah

Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Bengkulu, Destita Khairilisani, mendorong Festival Semarak Merah Putih dikembangkan menjadi agenda berskala nasional karena…

Oleh Redaksi Senator Menyapa · 4 Oktober 2026 · 4:38 pm
3 menit baca

Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Bengkulu, Destita Khairilisani, mendorong Festival Semarak Merah Putih dikembangkan menjadi agenda berskala nasional karena dinilai berpotensi menggerakkan ekonomi daerah. Ia menilai rangkaian kegiatan yang digelar di 10 kabupaten/kota di Bengkulu itu memiliki konsep yang layak diperluas cakupannya.

Dukungan tersebut disampaikan Destita saat menghadiri Semarak Merah Putih di Kabupaten Seluma, yang berlangsung di halaman Masjid Agung Baitul Falihin bersama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Bupati Seluma Teddy Rahman, Sabtu 3 Oktober 2026. Dalam pandangannya, pelaksanaan kegiatan di sejumlah daerah menunjukkan adanya konsep yang bisa dikembangkan menjadi agenda yang lebih besar.

Wadah budaya, wisata, dan UMKM

Destita menyebut Semarak Merah Putih dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan budaya, pariwisata, dan UMKM, sekaligus memberi kesempatan bagi masyarakat untuk tampil dan berkembang. Ia menilai inisiatif itu patut diapresiasi karena membuka ruang yang lebih luas bagi potensi daerah.

“Semarak Merah Putih ini bisa jadi wadah mengenalkan budaya, pariwisata, UMKM dan potensi masyarakat bisa mendapatkan ruang untuk tampil dan berkembang. Ini merupakan inovasi yang patut diapresiasi,” ujar Destita.

Anggota Komite IV DPD RI itu juga berharap festival tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan daerah, tetapi dapat tumbuh menjadi event nasional hingga internasional. Menurutnya, Bengkulu memiliki kekuatan sejarah yang dapat menjadi pembeda dalam pengembangan acara itu.

Sejarah Bengkulu jadi daya tarik

Destita menyoroti keterkaitan Bengkulu dengan sejarah Sang Saka Merah Putih melalui Fatmawati Soekarno, yang dikenal sebagai penjahit bendera pusaka. Ia menilai unsur sejarah itu penting untuk membangun identitas Semarak Merah Putih sebagai agenda yang lahir dari Bengkulu.

“Ke depan, saya berharap Semarak Merah Putih bisa dibesarkan skalanya menjadi event nasional hingga internasional. Bengkulu memiliki cerita sejarah yang kuat sebagai bumi kelahiran Ibu Fatmawati, penjahit bendera Merah Putih, dan ini bisa menjadi daya tarik untuk mengenalkan Bengkulu kepada wisatawan dari luar negeri,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan festival perlu disiapkan secara berkelanjutan dengan melibatkan pelaku ekonomi kreatif, UMKM, komunitas seni dan budaya, serta sektor pariwisata. Destita berharap Semarak Merah Putih memiliki konsep yang semakin kuat hingga bisa menjadi salah satu agenda unggulan Bengkulu.

Dukungan pemerintah daerah

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan Semarak Merah Putih dirancang untuk melibatkan masyarakat dan memberi ruang bagi UMKM serta produk lokal. Ia menilai kegiatan tersebut juga ditujukan untuk mendorong pergerakan ekonomi rakyat.

“Kita ingin masyarakat bahagia, berkumpul, bersilaturahmi, dan yang paling penting ekonomi rakyat ikut bergerak. UMKM kita beri ruang, produk-produk masyarakat kita tampilkan, sehingga kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat,” ujar Helmi.

Helmi menyebut pelaksanaan Semarak Merah Putih di Seluma disambut antusias masyarakat. Ia mengatakan kegiatan serupa akan terus dikembangkan dan diharapkan bisa digelar lebih meriah pada tahun berikutnya.

Ia juga menjelaskan, pelaksanaan Semarak Merah Putih berkaitan dengan insentif Rp6 miliar yang diterima Provinsi Bengkulu dari pemerintah pusat atas capaian pengendalian inflasi daerah. Menurut Helmi, kegiatan itu akan disiapkan sebagai event tahunan agar UMKM dan potensi daerah terus berkembang.

Bupati Seluma Teddy Rahman turut mengapresiasi pelaksanaan Semarak Merah Putih di daerahnya. Ia menilai masyarakat Seluma menunjukkan antusiasme tinggi selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Semarak Merah Putih ini. Masyarakat sangat antusias dan semoga ini terus berkelanjutan,” ujar Teddy.

Semarak Merah Putih sendiri merupakan rangkaian kegiatan yang digelar di 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Di Kabupaten Seluma, kegiatan berlangsung pada 3 hingga 12 Oktober 2026 dengan sejumlah acara, antara lain tari tradisional, band disabilitas, dan band lokal Bakardi.

Sumber: RRI.co.id