Destita Khairilisani Kenakan Pakaian Adat Bengkulu di Rapat Paripurna DPD RI
Anggota DPD RI/MPR RI Komite IV daerah pemilihan Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menghadiri Rapat Paripurna peringatan HUT…

Anggota DPD RI/MPR RI Komite IV daerah pemilihan Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menghadiri Rapat Paripurna peringatan HUT ke-22 DPD RI di Kantor DPD RI, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026, dengan mengenakan pakaian adat Bengkulu. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Bengkulu dalam forum nasional.
Pada momentum yang mengusung semangat Dari Daerah untuk Indonesia itu, Destita menilai keberagaman budaya daerah merupakan bagian penting dari identitas Indonesia yang perlu terus dikenalkan. Ia menyebut pilihannya mengenakan pakaian adat Bengkulu sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah sekaligus sarana memperkenalkan budaya Bengkulu di tingkat nasional.
Angkat identitas Bengkulu di forum nasional
“Pada momentum HUT ke-22 DPD RI ini, saya memilih mengenakan pakaian adat Bengkulu sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah sekaligus memperkenalkan budaya Bengkulu dalam forum nasional,” kata Apoteker lulusan Universitas Indonesia itu.
Destita juga menegaskan bahwa DPD RI bukan hanya ruang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat daerah, tetapi juga wadah memperkenalkan potensi dan kekayaan daerah kepada Indonesia. Menurutnya, pengenalan budaya dalam berbagai momentum resmi merupakan salah satu cara menjaga keberadaan identitas daerah.
Ia mengatakan Bengkulu memiliki kekayaan budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat, termasuk pakaian adat yang memiliki karakter dan nilai sejarah tersendiri. Karena itu, pengenalan budaya Bengkulu di tingkat nasional, kata dia, perlu dilakukan secara konsisten, terutama oleh para perwakilan daerah.
Simbol budaya dalam pakaian adat
Pakaian adat Bengkulu yang dikenakan Destita terdiri atas baju kurung berlengan panjang berbahan mewah dengan hiasan bordir emas atau perak, dipadukan kain songket sebagai bawahan. Penampilannya juga dilengkapi sanggul dengan tusuk konde dan kembang goyang, serta perhiasan berupa kalung, gelang, anting, cincin emas, dan selendang.
Destita turut mengaitkan peringatan HUT ke-22 DPD RI dengan penguatan peran lembaga dalam mengawal aspirasi daerah. Ia menyebut semangat Dari Daerah untuk Indonesia sejalan dengan upaya membawa potensi, aspirasi, dan karakter daerah ke tingkat nasional.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-22 DPD RI. Mari kita tingkatkan sinergi dan komitmen dalam mengawal aspirasi daerah untuk menuju pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. DPD RI, dari daerah untuk Indonesia,” ujar Destita.
Sumber: RRI.co.id




