Senator Menyapa

Fahira Idris DPD RI: TNI Kuat Bersama Rakyat Jaga Kedaulatan

Anggota DPD RI dari Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris, menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI)…

Oleh Redaksi Senator Menyapa · 6 Oktober 2026 · 8:35 pm
3 menit baca

Anggota DPD RI dari Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris, menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada momentum HUT ke-81 TNI, Senin 5 Oktoner 2026. Ia menilai TNI selama lebih dari delapan dekade telah menjadi salah satu kekuatan utama pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan melindungi segenap bangsa Indonesia.

Fahira juga menyoroti tema peringatan tahun ini, yakni “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Menurutnya, tema tersebut kembali menegaskan hubungan erat antara TNI dan masyarakat.

“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi untuk rakyat. Kekuatan inilah yang harus terus dirawat. Bersama rakyat, TNI menjaga negeri agar Indonesia tetap berdiri tegak, utuh, aman, dan berdaulat,” ujar Fahira di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Apresiasi untuk prajurit di wilayah strategis

Senator Jakarta itu turut memberi penghormatan kepada prajurit yang bertugas di berbagai penjuru Nusantara, terutama yang menjaga wilayah perbatasan, pulau-pulau terluar, laut, hingga ruang udara Indonesia. Ia menilai kehadiran TNI di titik-titik strategis sangat penting bagi negara kepulauan seperti Indonesia.

Menurut Fahira, menjaga kedaulatan bukan hanya soal mempertahankan garis pada peta, melainkan memastikan setiap wilayah Indonesia berada dalam pengawasan dan perlindungan negara.

Diplomasi pertahanan dan stabilitas kawasan

Fahira juga menilai perkembangan lingkungan strategis di kawasan Indo-Pasifik membuat diplomasi pertahanan semakin penting. Ia mengatakan TNI tidak hanya dituntut mampu menjaga wilayah nasional, tetapi juga membangun kerja sama profesional dengan militer negara sahabat untuk menjaga stabilitas kawasan.

“TNI yang disegani bukan hanya TNI yang kuat menjaga wilayahnya, tetapi juga TNI yang dipercaya menjadi mitra dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. Diplomasi pertahanan menjadi semakin penting di tengah dunia yang penuh ketidakpastian,” katanya.

Di sisi lain, Fahira menekankan pentingnya menjaga hubungan yang dekat dan saling percaya antara prajurit dan masyarakat. Menurut dia, kekuatan TNI tidak hanya bersumber dari kemampuan pertahanan, tetapi juga dari kepercayaan rakyat.

Kekuatan pertahanan dan pembangunan

Karena itu, ia menilai kedekatan dengan masyarakat perlu dijaga melalui keteladanan, disiplin, kepatuhan terhadap hukum, sikap humanis, serta pengabdian yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Fahira menegaskan kompleksitas tantangan pertahanan harus semakin memperkuat fokus TNI pada tugas utamanya, yakni menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Ia juga menyebut pertahanan yang kuat menjadi fondasi pembangunan. Menurutnya, aktivitas ekonomi, investasi, pendidikan, pelayanan publik, pembangunan daerah, hingga kehidupan masyarakat dapat tumbuh ketika negara berada dalam kondisi aman dan kedaulatan terjaga.

“Keamanan dan kedaulatan adalah fondasi bagi bangsa untuk maju. Ketika wilayah kita terjaga, rakyat merasa aman, dan stabilitas terpelihara, pembangunan memiliki ruang untuk tumbuh. Di situlah pengabdian TNI memberikan arti yang sangat besar bagi perjalanan bangsa,” ujarnya.

Menjelang usia ke-81, Fahira berharap TNI terus menjadi institusi pertahanan yang kuat, dipercaya rakyat, disegani di kawasan, dan konsisten menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan lainnya.

“Semoga TNI selalu kuat bersama rakyat, menjaga persatuan, mengawal kedaulatan, dan memastikan Indonesia terus berdiri tegak serta semakin maju. TNI kuat bersama rakyat, rakyat kuat bersama TNI,” kata Fahira.

Sumber: RRI.co.id