Herman DPD RI Bantu Sewa Rumah Korban Kebakaran di Karang Rejo
Anggota DPD RI dapil Kaltara, Herman, disebut ikut membantu korban kebakaran di RT 16, Kelurahan Karang Rejo, Tarakan, dengan menanggung satu bulan uang…

Anggota DPD RI dapil Kaltara, Herman, disebut ikut membantu korban kebakaran di RT 16, Kelurahan Karang Rejo, Tarakan, dengan menanggung satu bulan uang sewa tempat tinggal sementara. Bantuan itu menjadi bagian dari dukungan bagi warga terdampak yang sebelumnya ditangani melalui posko pengungsian sejak Jumat sore.
Bantuan darurat bagi korban kebakaran
Pasca kebakaran yang terjadi pada Jumat (18/9/2026), Kelurahan Karang Rejo bersama BPBD dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan mendirikan posko pengungsian di rumah kuliner, sekitar 100 meter dari titik kebakaran. Musibah itu menghanguskan lima bangunan, terdiri dari tiga rumah milik pribadi dan satu rumah petak dengan empat pintu kontrakan milik warga.
Selama tiga hari beroperasi, posko menyalurkan bantuan awal berupa matras, selimut, dan terpal dari BPBD, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan. Warga terdampak juga menerima makanan siap saji dari Baznas dan LAZIS Muhammasiyah sebanyak 360 bungkus yang dibagikan pada pagi, siang, dan sore.
Donasi terkumpul Rp 11,15 juta
Lurah Karang Rejo, Sugeng Utomo, mengatakan posko juga menerima 77 kresek pakaian layak pakai, 17 dus air mineral, peralatan dapur, family kit, hingga popok dan susu bayi. Bantuan itu disalurkan kepada korban karena di antara mereka terdapat ibu hamil dan dua balita.
Selain bantuan barang, posko juga menghimpun donasi uang tunai untuk sewa rumah sementara. Berdasarkan data Kelurahan Karang Rejo, dana yang terkumpul hingga Sabtu malam (19/9/2026) mencapai Rp 11.150.000.
Donasi tersebut disalurkan untuk santunan sewa rumah sebesar Rp 1.500.000 per kepala keluarga untuk dua bulan. Dari data kelurahan, sembilan kepala keluarga sudah mendapat bantuan dan tempat tinggal sementara, baik dengan mengontrak maupun menumpang di rumah saudara, sedangkan satu kepala keluarga terakhir masih bertahan di posko sambil menunggu proses pindah.
Posko ditutup, bantuan masih dibuka
Posko pengungsian ditutup pada Senin (21/9), namun Kelurahan Karang Rejo masih membuka penerimaan bantuan di kantor kelurahan. Bantuan yang saat ini paling dibutuhkan korban adalah kompor gas, tabung gas, dan seragam sekolah untuk anak-anak korban.
Sugeng sebelumnya menjelaskan, bantuan awal langsung didistribusikan begitu posko berjalan. Ia menyebut bantuan makanan cepat saji juga datang dari Baznas untuk meringankan kebutuhan korban selama masa darurat.
Sumber: RRI.co.id




