Aktivitas DPD

Ketua DPD RI Sultan Terima Wang Huning, Bahas Hubungan Indonesia-Tiongkok

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menerima kunjungan kehormatan Ketua CPPCC Wang Huning bersama delegasi Parlemen Tiongkok dan Duta Besar Tiongkok…

Oleh Redaksi Aktivitas DPD · 23 Oktober 2026 · 2:54 pm
2 menit baca

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menerima kunjungan kehormatan Ketua CPPCC Wang Huning bersama delegasi Parlemen Tiongkok dan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia di Kantor DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025) petang. Kunjungan itu dinilai penting untuk menjaga dan meningkatkan hubungan Indonesia-Tiongkok.

Wang Huning, kader senior Partai Komunis Tiongkok, merupakan pimpinan tertinggi CPPCC yang berkunjung ke DPD RI. Sultan menyampaikan sambutan saat menerima rombongan tersebut.

Perkuat hubungan kedua negara

“Selamat datang yang mulia di DPD RI, Lembaga Senat Republik Indonesia,” ujar Sultan. Ia menyampaikan penghargaan atas kunjungan Wang Huning dan delegasi yang menyertainya.

Sumber video: DPD RI

\n

Menurut Sultan, kunjungan tersebut bukan hanya menjadi kunjungan pertama pimpinan tertinggi CPPCC ke DPD RI, tetapi juga memiliki arti penting bagi kelangsungan dan peningkatan hubungan baik kedua bangsa dan negara.

Investasi dan perdagangan

Sultan mengatakan investasi dan perdagangan Indonesia-Tiongkok berkembang pesat dalam 10 tahun terakhir. Ia meyakini hubungan ekonomi dan bisnis kedua negara akan semakin erat dan meluas karena Indonesia dan Tiongkok sama-sama berada di BRICS.

“Dalam 10 tahun terakhir ini kegiatan investasi dan perdagangan antara kedua negara kita sangat pesat dan akan lebih pesat lagi ke depan. Karena sekarang kita sama-sama berada di BRICS, saya yakin hubungan ekonomi dan bisnis antara sesama negara BRICS pun akan semakin erat dan diperluas,” kata Sultan.

Ia juga menyebut Presiden Prabowo telah bertemu dengan Presiden Xi Jinping pada 1 April 2024, sebelum dilantik. Pertemuan kembali berlangsung setelah Prabowo dilantik, yang menurut Sultan menandakan pentingnya hubungan Indonesia dengan Tiongkok.

Sumber: JPNN.com