Khofifah Nilai Kantor DPD RI Jatim Perkuat Penyerapan Aspirasi Daerah
Surabaya — Keberadaan Kantor DPD RI Jawa Timur di sisi Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) dinilai membuka ruang lebih luas bagi penyerapan aspirasi…

Surabaya — Keberadaan Kantor DPD RI Jawa Timur di sisi Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) dinilai membuka ruang lebih luas bagi penyerapan aspirasi masyarakat, terutama dari kalangan mahasiswa lintas daerah. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut posisi kantor tersebut memudahkan DPD RI menjangkau suara dari berbagai wilayah, termasuk mahasiswa dari luar Jawa Timur.
Khofifah menilai kedekatan kantor dengan AMN memberi peluang bagi DPD RI untuk memperkuat peran aspiratifnya. Ia menyebut mahasiswa di asrama itu datang dari seluruh Indonesia, dengan 30 persen di antaranya dari Papua.
Sinergi dengan mahasiswa dinilai penting
Khofifah mengatakan keberadaan AMN dapat menjadi ruang interaksi yang baik bagi DPD RI dalam memperluas jangkauan aspirasi masyarakat. Menurut dia, karakter mahasiswa di asrama tersebut mencerminkan kemajemukan Indonesia yang sejalan dengan misi kebangsaan DPD RI.
“Insyaallah dengan ini kita bisa membangun penguatan sinergitas dengan elemen strategis, terutama mahasiswa di AMN. Karena mereka diharapkan membangun keindonesiaan dari keseharian dan pola pikir mereka,” ujar Khofifah.
Ia juga berharap gedung baru itu memberi manfaat bagi produktivitas DPD RI, terutama dalam menjalankan kerja-kerja yang berkaitan dengan Jawa Timur.
Dibangun dari hibah lahan dan APBD
Gedung Kantor DPD RI Jatim berdiri di atas lahan hibah seluas 2.000 meter persegi dari Pemprov Jatim. Pembangunannya dibiayai melalui APBD sebesar Rp16,277 miliar, dengan bangunan 2,5 lantai dan luas total 1.714,6 meter persegi.
Peresmian dilakukan melalui penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah bersama Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin dan Anggota DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti di Surabaya, Jumat (18/7).
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jatim atas hibah lahan dan dukungan pendanaan tersebut. Ia menyebut dukungan itu mencerminkan keyakinan dan komitmen Jawa Timur terhadap peran DPD dalam kenegaraan.
Kantor DPD RI tersebar di 35 provinsi
Sultan juga menjelaskan DPD RI memiliki kantor di 35 provinsi. Dari jumlah itu, enam kantor milik sendiri, 17 pinjam pakai dari pemerintah, 12 sewa, dan tiga provinsi baru di Papua masih dalam proses penyediaan kantor.
Menurut Khofifah, asesmen mahasiswa di AMN dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Hal itu dinilai ikut memperkuat jangkauan aspirasi dari masyarakat luar Jawa Timur.
Sumber: ANTARA



