Stefanus B.A.N. Liow Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pembangunan Desa
Anggota DPD RI Stefanus B.A.N. Liow hadir dalam kegiatan bakti sosial yang memadukan pelayanan kesehatan dan penyaluran bahan pokok kepada masyarakat di…

Anggota DPD RI Stefanus B.A.N. Liow hadir dalam kegiatan bakti sosial yang memadukan pelayanan kesehatan dan penyaluran bahan pokok kepada masyarakat di Minahasa. Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur itu disebut menjadi bagian dari dorongan untuk memperkuat pembangunan hingga tingkat desa.
Sinergi lintas sektor untuk dukung pembangunan desa
Dalam kegiatan tersebut, Jacob Hendrik Pattipeilohy menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat menjangkau desa. Ia menyebut kegiatan itu diharapkan menjadi pemacu bagi pelaksanaan agenda prioritas pemerintah, khususnya dalam mendukung pembangunan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.
Jacob yang juga Ketua Dewan Penasihat DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara mengatakan Kejaksaan tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan terhadap program pemerintah. Menurut dia, institusinya juga berkomitmen hadir dan memberikan kontribusi langsung melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kehadiran kami bukan hanya dalam fungsi pengawasan, tetapi juga bagaimana Kejaksaan dapat berkontribusi dan hadir secara langsung di tengah masyarakat,” ujar Jacob.
Hadiri bersama unsur daerah dan organisasi masyarakat
Kegiatan bakti sosial itu diinisiasi bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, DPD ABPEDNAS Sulut, dan DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara. Pelayanan kesehatan serta penyaluran bahan pokok menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diarahkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Selain Stefanus B.A.N. Liow, kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Rama Eka Darma dan Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut Gresty Natalia. Kehadiran para pihak itu memperlihatkan dukungan dari unsur penegak hukum, organisasi masyarakat, dan perwakilan daerah dalam satu agenda bersama.
Kolaborasi tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Minahasa. Pemkab menilai kegiatan lintas sektor itu sejalan dengan upaya memastikan program pembangunan berjalan seimbang dan sesuai dengan visi pembangunan daerah.
Agenda lanjutan diarahkan ke pemberdayaan masyarakat
Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, dan warga dinilai penting untuk memperkuat pembangunan dari tingkat desa. Kolaborasi itu juga diharapkan membuat program pemerintah memberi manfaat yang lebih nyata dan langsung dirasakan masyarakat.
Ke depan, koordinasi antarelemen diharapkan terus diperkuat melalui program lanjutan di bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat. Pengembangan pemberdayaan perempuan serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM juga menjadi bagian dari agenda yang diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.
Sumber: RRI.co.id




