Aktivitas DPD

Sultan Dorong Munas PPNI Hasilkan Program Penguatan Profesi Perawat

Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin menilai Musyawarah Nasional (Munas) XI Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) harus menghasilkan gagasan dan…

Oleh Redaksi Aktivitas DPD · 10 Oktober 2026 · 6:08 pm
2 menit baca

Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin menilai Musyawarah Nasional (Munas) XI Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) harus menghasilkan gagasan dan program yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas dan perhatian terhadap profesi perawat di Indonesia.

Ia menegaskan, forum seperti munas tidak sepatutnya berhenti pada agenda rutin pemilihan ketua umum. Menurut Sultan, pertemuan tersebut perlu melahirkan langkah nyata yang membuat organisasi keperawatan makin berkembang dan para perawat semakin diperhatikan.

“Pastikan bahwa munas ini melahirkan gagasan, ide program yang ke depan itu memang membuat organisasi keperawatan makin eksis dan membuat perawat kita sendiri pertama naik kelas, kedua memang perawat makin hari makin diperhatikan,” kata Sultan di Bengkulu, Jumat.

Sumber video: DPD RI

\n

DPD RI Soroti Dukungan Regulasi untuk Profesi Perawat

Sultan mengatakan, dari sisi parlemen, termasuk DPD RI, ada tanggung jawab untuk memastikan regulasi dan dukungan negara berpihak kepada organisasi keperawatan Indonesia. Menurut dia, perhatian itu penting agar profesi perawat memperoleh ruang yang memadai.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi keputusan PPNI memilih Bengkulu sebagai lokasi penyelenggaraan munas. Menurut dia, kegiatan berskala nasional yang menghadirkan peserta dari seluruh Indonesia memberi peluang bagi daerah untuk dikenal lebih luas.

“Saya memberikan apresiasi bagi kawan-kawan dari timur (Indonesia) yang rencananya munas dilangsungkan di sana, tetapi akhirnya memberikan kesempatan munas berlangsung di Bengkulu,” ujarnya.

Sultan menambahkan, sejarah Bengkulu memiliki nilai penting yang perlu terus dijaga dan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Ia menilai penyelenggaraan kegiatan nasional di daerah dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan nilai itu.

Perluasan Beasiswa bagi Mahasiswa Bengkulu

Selain membahas penguatan organisasi keperawatan, Sultan menyampaikan komitmennya untuk memperluas akses beasiswa bagi mahasiswa asal Bengkulu. Ia ingin mahasiswa di daerah tersebut bisa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya.

Ia menyebut telah mengupayakan penambahan kuota beasiswa melalui komunikasi dengan kementerian terkait dan akan terus memperjuangkan tambahan bantuan pendidikan untuk mahasiswa Bengkulu.

“Ke depan saya akan tambah lagi sebanyak-banyaknya agar mahasiswa-mahasiswa Bengkulu betul-betul bisa berkuliah dengan tenang, fokus, dan tanpa harus berpikir tentang biaya,” kata Sultan.

Munas PPNI Hadirkan 1.500 Peserta

Sementara itu, Ketua PPNI Provinsi Bengkulu Fauzan Adriansah mengatakan Munas XI PPNI diikuti sekitar 1.500 peserta dari 34 provinsi. Forum ini mengagendakan pemilihan ketua umum periode 2026–2031 serta pembahasan program organisasi.

Menurut Fauzan, munas juga menjadi ruang untuk membangun sinergi organisasi keperawatan dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pembahasan dalam forum itu mencakup peningkatan kesejahteraan dan kapasitas perawat.

Selain agenda organisasi, penyelenggaraan munas di Bengkulu juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan sejarah, budaya, kuliner, dan pariwisata daerah kepada peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

Sumber: ANTARA