Dian Rossana Anggraini Dorong Konservasi Anggrek Pensil Babel Bersama DPD RI
Wakil Ketua DPD PAI Babel, Dian Rossana Anggraini, menyoroti kondisi anggrek pensil khas Bangka Belitung yang kini nyaris punah.

Wakil Ketua DPD PAI Babel, Dian Rossana Anggraini, menyoroti kondisi anggrek pensil khas Bangka Belitung yang kini nyaris punah. Ia menyebut populasi tanaman itu di habitat alaminya tinggal sekitar 10 persen karena kerusakan rawa.
Dian mengatakan upaya konservasi telah dilakukan sejak 2015 untuk mencegah anggrek pensil hilang dari alam. “Sejak 2015 kami sudah mengupayakan konservasi anggrek pensil. Kami juga sudah banyak mengirimkan bibit ke Kebun Raya Bogor, Bali dan Sulawesi,” ujar Dian.
Menurut dia, langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi jika kerusakan habitat terus berlanjut. Anggrek pensil hidup di kawasan rawa dengan pandan sebagai penopang hidupnya.
Habitat alami terdesak aktivitas tambang
Sekretaris DPD PAI Babel, Yuli Tulistiano, menyebut sejumlah kawasan habitat alami anggrek pensil kini terdesak akibat aktivitas galian dan tambang. Kondisi itu membuat keberadaan flora endemik tersebut semakin terancam.
Pencinta anggrek, Juli, berharap ada dukungan serius dari pihak terkait. “Kalau bisa, dinas-dinas terkait mendukung, bahkan menetapkan lahan konservasi untuk anggrek pensil. Jangan sampai anak cucu kita nanti hanya bisa melihat gambarnya,” katanya.
Konservasi habitat dinilai perlu berjalan beriringan dengan pembibitan agar anggrek pensil tetap lestari. Perlindungan kawasan alami disebut menjadi langkah penting untuk menjaga flora endemik itu bagi generasi mendatang.
Sumber: RRI.co.id




