Sultan Najamudin Pantau Pembangunan Kawasan Legislatif IKN dan Persil DPD RI
Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin meninjau progres pembangunan Kawasan Legislatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk memastikan kesiapan sarana…

Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin meninjau progres pembangunan Kawasan Legislatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk memastikan kesiapan sarana infrastruktur pusat pemerintahan dan ibu kota politik pada 2028. Dalam kunjungan kerja itu, ia datang bersama beberapa anggota DPD RI untuk melihat langsung perkembangan terkini di kawasan tersebut.
Sultan mengatakan penjadwalan pembangunan yang sudah disusun perlu berjalan tepat waktu agar perpindahan ASN, kementerian, dan lembaga juga sesuai target. Ia menyampaikan harapan itu saat berada di Kota Nusantara, Selasa.
DPD RI Dukung Keberlanjutan Pembangunan IKN
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut peninjauan jajaran senator itu sebagai bentuk dukungan politik terhadap keberlanjutan pembangunan Nusantara sesuai Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025. Menurut dia, kehadiran lembaga tinggi negara membantu memperkuat dukungan politis bagi pembangunan IKN.
\n“Selamat datang kepada Ketua DPD RI beserta rombongan. Kehadiran lembaga tinggi negara sangat membahagiakan kami untuk menyampaikan kemajuan yang telah dicapai, sekaligus melengkapi dukungan politis bagi keberlanjutan IKN,” kata Basuki.
Progres Kawasan Legislatif dan Gedung DPD RI
Berdasarkan data Otorita IKN, rata-rata progres pembangunan fisik gedung di Kawasan Legislatif telah mencapai 14,8 persen. Untuk persil Gedung DPD RI, capaian konstruksinya tercatat 14,2 persen dari target yang ditetapkan.
Pekerjaan yang sudah dilakukan meliputi pematangan lahan, perkuatan struktur bawah, serta pemancangan tiang pancang utama di tapak proyek. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada penataan kavling dan penyiapan struktur dasar sebelum masuk ke tahap bangunan atas.
Jalan Akses dan Proyek Strategis Lain
Selain Gedung DPD RI, pembangunan jalan akses Kawasan Legislatif sepanjang 3,7 kilometer juga dipantau dalam kunjungan tersebut. Progresnya telah mencapai 30,4 persen dan saat ini difokuskan pada pembukaan badan jalan serta penataan sistem drainase utama untuk menunjang pergerakan alat berat dan distribusi material konstruksi.
Rombongan senator juga meninjau sejumlah proyek infrastruktur strategis lain di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, termasuk kompleks Istana Negara dan Istana Wakil Presiden. Pemerintah menargetkan penuntasan sarana di Kawasan Legislatif dapat memperkuat fungsi kelembagaan negara secara bertahap seiring beroperasinya Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru.
Sumber: ANTARA


