Berita Utama

Dewan Pakar DPD RI Awards 2026 Sulit Tentukan Tiga Besar Pelestari Budaya Daerah

Dewan Pakar DPD RI Awards 2026 telah menetapkan tiga besar untuk setiap kategori penghargaan.

Oleh Redaksi KabarDPD · 12 Oktober 2026 · 1:02 pm
3 menit baca

Dewan Pakar DPD RI Awards 2026 telah menetapkan tiga besar untuk setiap kategori penghargaan. Anggota Dewan Pakar DPD RI Awards 2026, Dede Yusuf Macan Effendi, menyebut pemilihan tiga besar kategori Pelestari Budaya Daerah menjadi yang paling sulit.

Keputusan tiga besar itu diambil dalam rapat perdana Dewan Pakar di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026). Sejumlah anggota Dewan Pakar hadir langsung, sementara yang berhalangan tetap menyampaikan pandangan dan kontribusi dalam pembahasan.

Empat Kategori DPD RI Awards 2026

DPD RI Awards 2026 memiliki empat kategori penghargaan, yakni Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah, Inovator Teknologi Kesehatan, Penggerak Desa Mandiri Pangan, dan Pelestari Budaya Daerah.

Adapun Dewan Pakar DPD Awards 2026 terdiri atas Menteri Kebudayaan RI Prof (Hon) Dr H Fadli Zon, SS, M.Sc; Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof Dr Arif Satria, S.P., M.Si; Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dr Dede Yusuf Macan Effendi, S.T., M.I.Pol; anggota DPD RI Dr Agustin Teras Narang, S.H; serta guru besar FMIPA Universitas Indonesia Prof Dr rer nat Agustino Zulys, S.Si., M.Sc.

Seleksi Terberat di Kategori Budaya

Dede Yusuf mengatakan para Dewan Pakar membutuhkan waktu lebih lama untuk menentukan tiga besar pada kategori Pelestari Budaya Daerah. Menurut dia, pembahasan berlangsung konstruktif dan mendalam karena para kandidat memiliki dedikasi dan inovasi yang sangat baik.

“Yang paling susah itu budaya sebetulnya karena budaya ini kan random sekali, ukurannya banyak sekali faktor. Dari yang kesehatan, pendidikan, pangan, itu justru lebih mudah mengkorelasikannya dengan daerah masing-masing,” kata Dede Yusuf seusai rapat.

Ia menambahkan, cakupan budaya sangat luas, tidak hanya terkait tari-tarian atau bahan produk alami, tetapi juga pengembangannya. Karena itu, proses penilaian pada kategori tersebut memakan waktu lebih lama.

Penilaian Dinilai Independen

Dede Yusuf menegaskan bahwa kandidat yang masuk tiga besar merupakan pilihan terbaik Dewan Pakar. Ia juga memastikan penilaian dilakukan secara independen tanpa intervensi.

“Paling penting kami tidak kenal peserta-peserta ini, artinya karena kalau misalnya kenal atau mungkin karena korelasinya dengan daerah yang keterwakilan kita ada di situ, malah subjektif sekali. Oleh karena itu, saya belum melihat ada intervensi apapun, dari pihak kawan-kawan detik juga memberi ruang kepada kita untuk argumentasi,” ujar Dede Yusuf.

“Yang hadir di sini kan ada dari BRIN, dari Kementerian Kebudayaan, dari DPD, saya mewakili DPR RI. Kebetulan pilihannya hampir sama, ada beda-beda 1-2 peserta, tapi pada dasarnya hampir semua memiliki kecenderungan yang sama,” imbuhnya.

Berikut tiga besar DPD RI Awards 2026 untuk masing-masing kategori: Anitawati, Endang Dzunuraini, dan Muhammad Ridwan Alimuddin pada kategori Pelestari Budaya Daerah; Asep Hidayat Mustopa, Anang Ismail, dan Rivan Rinaldi pada kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan; Nur Arning Tengara Kasih, Megi Riomandala, dan Siti Nurmaini pada kategori Inovator Teknologi Kesehatan; serta Alvian Wardhana, Egi Trialogi, dan Taryaningsih pada kategori Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah.

Sumber: detikcom