DPD RI Awards Dorong Kiprah Penggerak Daerah Mendapat Pengakuan Nasional
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengatakan DPD RI Awards 2026 menjadi upaya untuk mengangkat kiprah pejuang pembangunan daerah ke kancah nasional.

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengatakan DPD RI Awards 2026 menjadi upaya untuk mengangkat kiprah pejuang pembangunan daerah ke kancah nasional. Ia menegaskan bahwa kekuatan pembangunan Indonesia bertumpu pada kerja keras masyarakat di seluruh Nusantara.
Menurut Sultan, ajang penghargaan ini kembali digelar tahun ini dengan empat kategori. Masyarakat juga dapat mengusulkan diri atau kandidat melalui laman resmi DPD RI Awards di https://awards.dpd.go.id.
Sultan menjelaskan, DPD RI Awards disiapkan untuk memberi panggung penghormatan bagi figur-figur inspiratif dari berbagai daerah yang selama ini bekerja dan berkontribusi nyata tanpa sorotan publik nasional. Ia menilai ajang ini penting untuk menegaskan bahwa pembangunan Indonesia tidak hanya bertumpu pada pusat pemerintahan dan kota-kota besar.
Wadah aspirasi daerah
Sultan juga menyebut penghargaan ini mencerminkan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan DPD RI di tingkat pusat. Menurutnya, anggota DPD RI merupakan representasi langsung dari kepentingan daerah yang membawa suara rakyat agar hadir dalam kebijakan nasional.
Ia menambahkan, masih banyak tokoh masyarakat yang menjadi penggerak perubahan dan pendorong kemajuan daerah di berbagai sektor strategis, tetapi belum mendapat apresiasi yang memadai. Karena itu, menurut Sultan, sejumlah kategori memang layak diberikan kepada orang-orang daerah yang kontribusinya signifikan.
Kontribusi di banyak sektor
Sultan menyebut kontribusi para kandidat dan finalis mencakup sektor pendidikan, sosial, kesehatan, pariwisata, ekonomi kreatif, kebudayaan, hingga pelestarian lingkungan. Ia berharap DPD RI Awards dapat memperkuat semangat para tokoh tersebut untuk terus menginspirasi dan memperluas dampak perjuangannya di masyarakat.
Dalam malam penganugerahan DPD RI Awards 2025 tahun lalu, Sultan memastikan acara itu menjadi ruang bagi para pahlawan daerah yang telah berjuang memajukan daerah di berbagai bidang. Ia juga menyebut kegiatan tersebut merupakan aspirasi dari masyarakat daerah.
Sultan menegaskan pimpinan DPD RI tidak dapat mengintervensi pemenang penghargaan. Ia mengatakan para juri yang dilibatkan capable, independen, dan transparan.
“Kategori nanti kita lihat, karena kami nggak boleh intervensi juga, ada bidang pariwisata, kebudayaan, perempuan dan anak, pendidikan, sosial, banyaklah pokoknya. Melibatkan juri-juri yang capable, independen, dan transparansi. Pimpinan juga nggak bisa intervensi, sampai detik ini juga saya nggak tahu siapa yang jadi juara,” ujar dia.
Sumber: detikcom



