Aktivitas DPD

DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera dan Percepatan Pemulihan Pascabencana

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Sultan Baktiar Najamudin mendorong pemerintah daerah se-Sumatera untuk memperkuat kolaborasi dalam…

Oleh Redaksi Aktivitas DPD · 12 September 2026 · 7:54 am
2 menit baca

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Sultan Baktiar Najamudin mendorong pemerintah daerah se-Sumatera untuk memperkuat kolaborasi dalam mengonsolidasikan potensi sumber daya alam melalui hilirisasi yang terintegrasi. Seruan itu disampaikan saat ia memberikan sambutan dalam Rapat Anggota DPD RI Subwilayah I di Batam, Kepulauan Riau, Jumat, 11 September.

Sumatera Dinilai Punya Potensi Besar dan Tantangan Serius

Sultan menilai wilayah Sumatera memiliki potensi sumber daya alam yang besar, baik di darat maupun di laut. Namun, menurut dia, posisi strategis kawasan itu juga membuat Sumatera menghadapi tantangan bencana alam yang cukup serius dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menjelaskan, sebagian besar wilayah Sumatera merupakan kawasan terdepan Indonesia di bagian barat yang berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka dan Samudra Hindia. Kondisi tersebut, kata Sultan, menjadi peluang sekaligus tantangan dalam membangun perekonomian kawasan.

Sumber video: DPD RI

\n

Koridor Ekonomi Terintegrasi Didorong Dibangun

Sultan juga menyebut banyaknya daerah kepulauan di wilayah Sumatera membuat perlu dibentuk koridor atau ekosistem ekonomi dan bisnis yang lebih sistematis dan terintegrasi. Menurut dia, langkah itu penting untuk mendukung pengembangan kawasan secara lebih terarah.

Pemulihan Pascabencana Harus Lebih Tangguh

Selain pengembangan koridor ekonomi, Sultan mendorong Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi dalam menyiapkan langkah yang efektif dan inovatif untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menegaskan pemulihan tidak cukup hanya mengembalikan kondisi seperti semula. Menurut Sultan, pembangunan kembali harus mengedepankan prinsip build back better, safer, and sustainable.

Sultan juga menekankan bahwa infrastruktur yang dibangun ulang harus lebih tangguh menghadapi potensi bencana. Ia menambahkan, konektivitas antardaerah perlu diperkuat agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat segera pulih.

Sumber: JPNN.com