DPD RI Umumkan 10 Kandidat Inovator Pendidikan Nonformal Awards 2026
Panitia DPD RI Awards 2026 telah menetapkan 10 nama kandidat kategori Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah.

Panitia DPD RI Awards 2026 telah menetapkan 10 nama kandidat kategori Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah. Para kandidat ini dinilai berkontribusi dalam pengembangan pendidikan nonformal untuk memperluas kesempatan belajar bagi berbagai kelompok masyarakat.
Sepuluh nama tersebut merupakan hasil penyaringan dari 50 besar DPD RI Awards. Mereka tercatat melakukan beragam inovasi di wilayah masing-masing dalam mengembangkan pendidikan nonformal.
Dalam keterangan di laman resminya, DPD RI menyebut penghargaan ini diberikan kepada individu yang memiliki dedikasi dan berkontribusi dalam pendirian serta pengembangan pendidikan nonformal guna memperluas akses pembelajaran dan meningkatkan kesempatan belajar bagi berbagai kelompok masyarakat.
Berikut 10 nama kandidat penerima DPD RI Awards 2026 kategori Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang diurutkan berdasarkan abjad: Afakhrul Masub Bakhtiar, Alvian Wardhana, Egi Trialogi, Fatmawati Arisuddin, Gusti Mohammad Hamdan Firmanta, Kanaya Malika Amanda, Sofian, Sri Wahyaningsih, Taryaningsih, dan Yudhi Hari Wibowo.
Panitia menyebut seleksi dilakukan berdasarkan aspek penilaian yang telah ditentukan. Nama-nama yang masuk 10 besar itu selanjutnya akan diseleksi oleh Dewan Pakar DPD RI Awards 2026.
Ketua DPD RI Tegaskan Tak Ada Intervensi
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin memastikan proses DPD RI Awards bebas dari intervensi. Ia menilai masih banyak tokoh daerah yang belum mendapat perhatian.
Sultan menyampaikan ajang tersebut digelar karena banyak aspirasi yang masuk dan masih banyak potensi local hero serta local champion di daerah yang belum masuk radar. Ia juga menyebut kegiatan ini merupakan aspirasi dari masyarakat daerah.
Menurut Sultan, para pemenang tidak bisa diintervensi oleh pimpinan DPD RI. Ia mengatakan Dewan Pakar yang dilibatkan bersifat capable, independen, dan transparan.
Sultan juga menyatakan dirinya tidak mengetahui siapa yang akan menjadi juara. Ia menegaskan pimpinan DPD RI tidak dapat ikut campur dalam penentuan pemenang penghargaan tersebut.
Sumber: detikcom



