Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamuddin Hadiri Puncak HUT ke-25 Partai Demokrat
Kehadiran Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamuddin dalam puncak HUT ke-25 Partai Demokrat menjadi salah satu sorotan dalam pertemuan yang menampilkan…

Kehadiran Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamuddin dalam puncak HUT ke-25 Partai Demokrat menjadi salah satu sorotan dalam pertemuan yang menampilkan dukungan lintas partai politik dan tokoh bangsa. Momentum itu dipandang sebagai penanda pentingnya sinergi antarelemen politik dalam membangun Indonesia di tengah keberagaman.
Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 11 September 2026, Ketua Harian Partai Ummat Heikal Safar menilai kolaborasi lintas partai diperlukan untuk mewujudkan tujuan mensejahterakan rakyat. Ia menyebut kehadiran Presiden RI-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah pimpinan lembaga negara sebagai bagian dari semangat persatuan.
Selain Sultan Bachtiar Najamuddin, acara itu juga dihadiri Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Kehadiran para tokoh tersebut, menurut Heikal, menjadi jalan pembuka bagi partai politik untuk membangun sinergi antara partai parlemen dan partai non-parlemen.
Seruan kerja sama lintas partai
Heikal menegaskan perlunya aliansi strategis di berbagai tingkatan, termasuk melalui lobi dan dukungan elektoral. Ia juga mendorong agar Partai Ummat dapat dilibatkan dalam menyusun metode kerja sama, baik formal maupun informal, pada sejumlah isu pemerintahan.
Menurutnya, penyegaran struktural Partai Ummat pada September 2026 memperkuat dorongan agar partai-partai di parlemen membantu membuka hambatan elektoral yang membatasi ruang gerak partai baru. Ia menilai langkah itu penting agar semua partai memiliki kesempatan yang setara.
Harapan revisi UU Pemilu lebih terbuka
Sekretaris Eksekutif Partai Ummat Taufik Hidayat juga mengapresiasi pertemuan dengan sesama partai non-parlemen di Sekretariat Bersama atau SEKBER. Ia menyebut Partai Ummat terus mendorong pengurangan ambang batas parlemen demi demokrasi yang adil dan transparan.
Taufik berharap partai di parlemen lebih transparan dan inklusif dalam merevisi Undang-Undang Pemilu yang akan datang. Ia menilai kerangka kerja legislatif tidak semestinya eksklusif, agar partai seperti Partai Ummat mendapat kesempatan bersaing yang setara pada pemilu mendatang.
Pesan persaudaraan dari Demokrat
Dalam perayaan ulang tahun perak itu, para pimpinan partai politik juga berfoto bersama sebagai simbol persahabatan lintas elemen. Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menekankan makna demokrasi yang sesungguhnya adalah kerja sama, bukan semata kompetisi perebutan kekuasaan.
AHY menyatakan Partai Demokrat berkomitmen mendukung penuh program-program pemerintah sekaligus tetap mengawal demokrasi. Ia menegaskan bahwa persaudaraan dan kolaborasi harus terus dijaga meski kontestasi pemilu telah selesai.
Sejumlah menteri dan wakil menteri juga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman, Wamen Transmigrasi Viva Yoga, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan, Wamen Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sumber: RRI.co.id




