Lalita Dorong Perempuan OAP Terlibat Lebih Luas dalam Pembangunan Papua
Anggota DPD RI Lalita meminta perempuan orang asli Papua (OAP) dilibatkan dalam program pembangunan daerah yang dibiayai dana otonomi khusus (Otsus) Papua.

Anggota DPD RI Lalita meminta perempuan orang asli Papua (OAP) dilibatkan dalam program pembangunan daerah yang dibiayai dana otonomi khusus (Otsus) Papua. Ia menekankan perlunya penguatan pemberdayaan perempuan OAP di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, ekonomi, politik, serta sosial budaya.
Menurut Lalita, keterlibatan perempuan asli Papua dalam program pembangunan akan membuka ruang bagi mereka untuk berkarya, mandiri, dan lebih berani. Ia juga berharap dukungan dana Otsus Papua dapat mendorong lebih banyak program pemberdayaan perempuan dari berbagai sisi, termasuk politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.
Serap aspirasi di Biak Numfor
Pernyataan itu disampaikan Lalita saat melakukan jaring aspirasi di Kabupaten Biak Numfor bersama kaum perempuan, kader penyuluh keluarga berencana, dan organisasi perempuan. Dalam masa reses, ia berkeliling ke daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait implementasi UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otsus Papua.
\nLalita menyebut pertemuan langsung dengan perempuan Papua penting untuk memperoleh masukan yang dapat digunakan dalam upaya meningkatkan peran perempuan OAP di berbagai bidang pembangunan. Ia juga berharap hasil dialog dengan kader penyuluh KB dapat memberi informasi terkini bagi kemajuan pembangunan di kabupaten dan kota di Tanah Papua.
Masukan untuk pembangunan daerah
Sebagai anggota DPD RI daerah pemilihan Papua, Lalita menegaskan kunjungannya ke Biak Numfor bertujuan menyerap informasi pembangunan daerah. Ia berharap pertemuan itu menjadi sarana bertukar informasi sekaligus menjaring aspirasi warga, khususnya perempuan asli Papua.
Sumber: ANTARA


