Mamberob Rumakiek Sambut Kunjungan Mendes PDT ke Papua Barat Daya
Anggota DPD RI asal Papua Barat Daya, Pdt. Mamberob Y. Rumakiek, menyampaikan bahwa Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri…

Anggota DPD RI asal Papua Barat Daya, Pdt. Mamberob Y. Rumakiek, menyampaikan bahwa Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat Daya pada awal Desember 2026. Kunjungan itu diharapkan menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah pusat dengan para kepala kampung, kepala desa, dan pendamping desa di wilayah tersebut.
Rencana kunjungan itu disampaikan Mamberob setelah dirinya bersama Anggota DPD RI asal Papua Barat Daya, H. Hartono, bertemu dengan Menteri Desa dan Wakil Menteri Desa di ruang kerja DPD RI pekan lalu. Ia mengatakan, persiapan kunjungan masih terus dikoordinasikan.
Bahas program desa dan kebutuhan ekonomi warga
Mamberob menyebut pertemuan dengan Mendes PDT nantinya akan dimanfaatkan untuk membahas berbagai program Kementerian Desa yang bisa disinergikan dengan pemerintah kampung dan desa di Papua Barat Daya. Ia menilai sektor pertanian serta peningkatan ekonomi masyarakat desa menjadi kebutuhan yang perlu mendapat dukungan.
“Untuk dukungan sektor pertanian dan beberapa lagi dukungan untuk peningkatan ekonomi warga di desa dan kampung yang memang linier langsung dengan tugas Kementerian Desa,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran Mendes PDT dapat memperkuat sinergi pemerintah pusat dengan pemerintah kampung dan desa, terutama dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Aspirasi soal dana desa dan program koperasi
Selain program pembangunan desa, Mamberob juga menyoroti persoalan dana desa sebagai salah satu aspirasi yang perlu dibahas. Menurut dia, usulan penambahan dana desa tetap harus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat karena kewenangannya berada pada Presiden dan Kementerian Keuangan.
Ia turut menyoroti pembahasan penggunaan dana desa untuk mendukung program Koperasi Desa Merah Putih. Mamberob menyebut ada keluhan dari sejumlah kampung dan desa terkait pengurangan anggaran yang berdampak pada pembangunan di tingkat desa.
Mamberob berharap Mendes PDT dapat mendengar langsung aspirasi para kepala kampung dan kepala desa mengenai dampak penggunaan atau pengalihan dana desa untuk program tersebut. “Mudah-mudahan Pak Menteri bisa langsung mendengar dan melihat langsung,” katanya.
Koordinasi lokasi kunjungan masih berjalan
Terkait lokasi kunjungan, Mamberob mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Kementerian Desa. Menurut dia, kegiatan nantinya bisa dipusatkan di satu kabupaten sebagai sampel yang mewakili kampung dan desa di Papua Barat Daya, atau dilakukan di beberapa daerah.
“Rencananya di awal Desember. Tapi pasti datang, kita akan siapkan untuk kegiatan bersama-sama dengan kunjungan kerja Pak Menteri Desa,” ujar Mamberob.
Sumber: RRI.co.id




