Senator Menyapa

Sultan B. Najamudin Dorong Penguatan SDM Kemaritiman untuk Blue Economy Indonesia

Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin menekankan kebutuhan mendesak Indonesia untuk memperkuat sumber daya manusia di bidang kemaritiman dan kelautan.

Oleh Redaksi Senator Menyapa · 14 September 2026 · 1:53 pm
2 menit baca

Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin menekankan kebutuhan mendesak Indonesia untuk memperkuat sumber daya manusia di bidang kemaritiman dan kelautan. Ia menyampaikan hal itu saat menerima kunjungan Rektor Korean Maritime and Ocean (KMO) University, Prof. Dr. Ryoo Dong Keun, di ruang kerjanya, Senin, 14 September 2026.

Sultan menilai pengembangan SDM kemaritiman sangat penting karena Indonesia merupakan negara kepulauan dengan potensi blue economy yang besar. Menurutnya, peluang kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi yang unggul di bidang kemaritiman dan kelautan perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas nasional.

Kolaborasi pendidikan kemaritiman

Dalam pertemuan itu, Sultan yang juga alumni KMO University menyambut baik peluang kerja sama dengan kampus tersebut. Ia menyebut Indonesia berkepentingan untuk belajar dan menjalin kolaborasi dengan lembaga pendidikan tinggi yang memiliki keahlian khusus di sektor kemaritiman dan kelautan.

“Sebagai alumni KMO, kami mengucapkan selamat datang di lembaga DPD RI. Indonesia sangat berkepentingan untuk belajar dan bekerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi khusus ilmu kemaritiman dan kelautan seperti KMO University,” ujarnya.

Sultan menjelaskan, potensi laut Indonesia tidak hanya berasal dari perikanan, tetapi juga mencakup industri garam, perkapalan, hingga potensi carbon storage. Karena itu, ia menilai kebutuhan tenaga ahli dengan kompetensi dan wawasan kemaritiman bertaraf internasional harus menjadi perhatian utama.

Peran pemerintah dan daerah

Untuk itu, Sultan mendorong pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait agar memperkuat institusi pendidikan tinggi di bidang kemaritiman dan kelautan. Ia menilai keberadaan sekolah atau perguruan tinggi berstandar internasional akan membantu menyiapkan SDM untuk mengelola kekayaan laut Indonesia.

“Menyiapkan SDM unggul di bidang kemaritiman dan kelautan sangat penting dan mendesak untuk mendukung program prioritas pemerintah, khususnya dalam meningkatkan industri perikanan, perkapalan hingga keamanan laut,” tegasnya.

Sultan juga meminta pemerintah daerah ikut berperan dengan memberi kesempatan kepada generasi muda untuk menempuh pendidikan kemaritiman di dalam maupun luar negeri, termasuk melalui peluang di KMO University.

Kesempatan bagi anak muda Indonesia

Sementara itu, Prof. Dr. Ryoo Dong Keun menyampaikan KMO University membuka kesempatan bagi anak muda Indonesia untuk melanjutkan pendidikan melalui program kuliah gratis. Ia juga menyebut kampusnya menawarkan kesempatan magang bagi SDM Indonesia di berbagai perusahaan pelayaran Korea.

“Kami memberikan kesempatan magang kepada SDM Indonesia untuk mengembangkan kapasitas serta pengalaman kerja di bidang pelayaran di banyak perusahaan pelayaran Korea. Indonesia memiliki SDM yang sangat banyak, namun masih sedikit yang fokus di bidang kemaritiman dan kelautan,” jelasnya.

Ryoo Dong Keun menambahkan, KMO University juga membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan pendidikan dan keilmuan di bidang kemaritiman dan kelautan. Ia berharap dukungan Ketua DPD RI dapat memperkuat perhatian pemerintah Indonesia terhadap pengembangan blue economy.

Sumber: RRI.co.id