Yusuf Nache Sampaikan Aspirasi Infrastruktur dan Energi di Rapat DPD RI
Wakil Bupati Nias Selatan, Yusuf Nache, menyampaikan kondisi kerusakan infrastruktur jalan dan krisis energi di wilayahnya dalam Rapat Anggota Dewan…

Wakil Bupati Nias Selatan, Yusuf Nache, menyampaikan kondisi kerusakan infrastruktur jalan dan krisis energi di wilayahnya dalam Rapat Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Subwilayah Barat I di Hotel Wyndham Panbil, Batam, Jumat, 11 September 2026. Forum yang dipimpin Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin itu membahas penguatan koridor ekonomi dan pemulihan pascabencana untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam rapat tersebut, Yusuf memaparkan bahwa sejumlah ruas jalan di Kabupaten Nias Selatan rusak parah akibat longsor sehingga mengganggu aktivitas dan perekonomian masyarakat. Ia menekankan bahwa persoalan infrastruktur itu perlu segera mendapat penanganan.
Keluhkan jalan rusak dan lama tak tertangani
Yusuf menyebut salah satu titik yang terdampak adalah jalan lintas perbatasan Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Nias di daerah Sindrodo, Kecamatan Bawolato. Menurut dia, ruas jalan itu sudah hampir enam bulan mengalami longsor tanpa penanganan dan kerap memicu kecelakaan.
Ia juga menyoroti jalan lintas Lolowau menuju Kecamatan Onohazumba, Kecamatan Huruna, hingga Kecamatan Lolomatua yang berbatasan dengan Kabupaten Nias. Jalur tersebut, kata dia, telah lebih dari 15 tahun tidak tersentuh pembangunan.
Suarakan krisis energi di Kepulauan Batu
Selain infrastruktur darat, Yusuf turut menyampaikan krisis energi yang terjadi di Kabupaten Nias Selatan, terutama di Kepulauan Batu. Ia mendesak penambahan kuota minyak dan gas serta meminta kelancaran distribusi dari Pertamina.
“Oleh karena itu saya mendesak adanya penambahan kuota minyak dan gas (migas) serta meminta kelancaran distribusi dari pihak Pertamina melalui penyediaan moda transportasi laut yang memadai,” katanya.
Tekankan kebutuhan pembangunan yang lebih besar
Yusuf mengatakan Kabupaten Nias Selatan memiliki wilayah yang lebih luas dibanding kabupaten dan kota lain di Kepulauan Nias. Dengan 35 kecamatan, 459 desa, dan 2 kelurahan, ia menilai daerah itu membutuhkan perhatian lebih besar dalam pembangunan.
Pertemuan di Batam itu juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, para kepala daerah se-Sumatera, serta puluhan anggota DPD RI.
Sumber: RRI.co.id




